
Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, seringkali kita merasa lelah, bingung, cemas atau bahkan butuh tempat untuk mencurahkan isi hati kita. Banyak orang mencari pelarian ataupun jalan keluar dengan bercerita di media sosial atau mengeluh kepada sesama manusia. Namun, seringkali kita lupa bahwa ada satu pintu yang selalu terbuka lebar 24 jam tanpa perlu janji bertemu: yaitu Komunikasi langsung dengan Allah melalui doa.
Doa bukan sekadar rangkaian kata-kata formal saat ibadah, melainkan sebuah bentuk komunikasi yang sangat pribadi antara seorang hamba dengan Sang Pencipta.
Allah Sangat Dekat dan Selalu Mendengar
Salah satu keindahan dalam Islam adalah kita tidak butuh perantara untuk berbicara kepada Allah. Tidak perlu protokol yang rumit. Allah Maha Dekat dan tahu persis apa yang ada di dalam hati kita, bahkan sebelum kita mengucapkannya.
Allah Subhanahu wata’ala memberikan jaminan kepastian didalam Al-Qur’an:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 186).
Ayat ini adalah bukti bahwa komunikasi kita dengan Allah bersifat langsung tanpa perantara. Kapan pun kita merasa butuh tempat untuk menyampaikan keluh kesah kita, Allah selalu ada.
Doa Adalah Bentuk Ibadah Paling Utama
Mungkin kita pernah merasa tidak enak hati apabila kita terlalu sering meminta kepada manusia. Namun, dengan Allah, justru sebaliknya. Semakin sering kita meminta dan berkomunikasi dengan-Nya, Allah semakin senang. Doa menunjukkan bahwa kita adalah hamba yang rendah hati dan butuh pertolongan-Nya.
Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda dalam sebuah hadits shahih:
الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ
“Doa itu adalah ibadah.” (HR. Tirmidzi, Abu Daud, dan Ibnu Majah).
Artinya, setiap kali Anda mengangkat tangan atau sekadar berbisik dalam hati meminta sesuatu kepada Allah, pada saat itu juga Anda sedang tercatat melakukan ibadah yang sangat mulia.
Keajaiban di Balik Keluh Kesah pada Allah
Komunikasi dengan Allah memberikan kepada diri kita ketenangan yang tidak bisa diberikan oleh manusia. Ketika kita “curhat” kepada Allah:
Hati menjadi lebih plong (lega): Karena kita tahu bahwa Allah punya solusi atas segala masalah yang kita hadapi.
Rahasia terjaga: Kita tidak perlu khawatir “curhatan” kita akan disebar kepada orang lain.
Mendatangkan pahala: Setiap doa yang dipanjatkan tidak akan pernah sia-sia; ia akan dikabulkan, menjadi simpanan di akhirat, atau diganti dengan dijauhkan dari musibah.
Tips Membangun Komunikasi yang baik dengan Allah:
Jujur Apa Adanya: Tidak perlu memakai bahasa yang terlalu puitis jika sulit. Pakailah bahasa Anda sendiri, ceritakan kesedihan, harapan, dan syukur Anda secara jujur kepada Allah.
Manfaatkan Waktu Luang: Jangan tunggu shalat lima waktu saja. Saat di jalan, saat menunggu antrean, atau saat bangun tengah malam, berkomunikasi lah dengan Allah lewat dzikir dan doa doa pendek.
Yakin Pasti Dikabulkan: Berdoalah dengan keyakinan penuh bahwa Allah mendengar dan akan memberikan yang terbaik kepada kita di waktu yang tepat.
Kesimpulan
Jangan pernah merasa sendirian di dunia ini. Kita punya Allah yang Maha Pengasih. Komunikasi yang rutin dengan-Nya melalui doa akan mengubah hidup kita dari penuh kecemasan menjadi penuh ketenangan. Mulailah berkomunikasi kepada-Nya hari ini, ceritakan segalanya, dan rasakan keajaibannya dalam hati Anda.
Mari kita jadikan doa sebagai gaya hidup kita sehari-hari! Agar segala urusan kita dimudahkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.